Kawal Kesehatan Calon Jemaah Haji

By Admin Operator 22 Apr 2026, 11:50:22 WIB Berita
Kawal Kesehatan Calon Jemaah Haji


TANJUNGPINANG – Pengawasan faktor risiko dan pelayanan kesehatan pada situasi khusus diperketat seiring dengan mulai diberangkatkannya ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) dari berbagai kabupaten/kota di Kepulauan Riau menuju Embarkasi Batam pada musim haji tahun 2026.

Berdasarkan data laporan pengawasan, pemberangkatan dilakukan secara bertahap melalui jalur laut dari Kabupaten Natuna, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, hingga Kepulauan Anambas. Fokus utama petugas adalah memastikan kondisi fisik jemaah tetap prima sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Posko Tanjungpinang: Perhatian Khusus pada Lansia dan Resiko Tinggi

Di Pelabuhan Sri Bintan Pura, sebanyak 144 jemaah asal Kota Tanjungpinang telah diberangkatkan menuju Batam menggunakan kapal MV. Ocean Dragon 7. Dari jumlah tersebut, petugas memberikan pengawasan ekstra kepada:

Baca Lainnya :


  • Jemaah Lansia: 58 orang.

  • Kategori Resiko Tinggi (Resti): 28 orang.

  • Pengguna Kursi Roda: 6 orang.

Secara rincian, jemaah Tanjungpinang terdiri dari 71 laki-laki dan 73 perempuan yang didampingi ketat oleh tim kesehatan pelabuhan selama proses mobilisasi.


Sebaran Jemaah dari Kabupaten Lain

Selain Tanjungpinang, beberapa wilayah juga melaporkan kelancaran proses keberangkatan dengan rincian sebagai berikut:

Wilayah AsalJumlah JemaahSarana TransportasiKeterangan Kondisi
Kab. Natuna36 OrangTransportasi LautSehat (13 L, 23 P)
Kab. Anambas46 OrangTransportasi Laut41 berangkat dari Anambas, 5 sudah di Batam
Bintan Utara13 OrangSpeedboat (Bulang Linggi - Punggur)Seluruhnya dalam keadaan sehat
Bintan Timur29 OrangMV. Oceanna 17 (Sei Kolak - Punggur)Gabungan Kijang Kota (17) & Toapaya (12)

Kondisi Kesehatan Umum

Petugas pengawas melaporkan bahwa secara keseluruhan, Calon Jemaah Haji dari Kabupaten Bintan dan Kepulauan Anambas berada dalam kondisi sehat walafiat. Pengawasan di titik-titik keberangkatan seperti Pelabuhan Bulang Linggi dan Pelabuhan Sei Kolak berjalan kondusif tanpa kendala medis yang berarti.

"Pengawasan faktor risiko ini merupakan langkah preventif guna memastikan setiap jemaah, terutama yang masuk kategori lansia dan resiko tinggi, mendapatkan penanganan yang tepat sejak dari pelabuhan asal hingga tiba di Embarkasi Batam," tulis laporan tersebut.

Pemeriksaan dokumen kesehatan dan pemantauan fisik akan terus dilakukan hingga para jemaah resmi memasuki asrama haji dan bersiap untuk penerbangan internasional.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Kanan - Iklan Sidebar

Gambar Maklumat pelayanan

Maklumat Pelayanan


Rating Kami


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, tiktok, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Rijal Ahmad

    Semoga dengan adanya penghargaan Quarantine Awards ini membuat BKK Tanjungpinang semakin didepan ...

    View Article
  • Aisyah

    Inisiatif sinergis Kepala BKK Kelas I Tanjungpinang ini menunjukkan komitmen kuat dalam menghadapi ...

    View Article